Peluang Ternak Burung Murai Batu Hingga Menjadi Jutawan

Ternak Burung Murai Batu, Jenis binatang kicau yang satu ini memiliki daya tarik kuat bagi pecinta dan penghobi burung. Tahukah Anda bahwa harga burung murai anakan ternyata mencapai Rp 2.000.000 berdasarkan harga rata rata. Belum ditambah jika breeder memiliki indukan burung juara, bahkan bisa  mencapai harga 5 sampai 10 juta.

Peluang Bisnis Ternak Murai Batu Sukses

Cara Ternak Burung Murai Batu

Beberapa peternak jika dalam dunia burung kicau disebut breeder, melalukan budidaya untuk tujuan usaha. Mulai langkanya murai di alam liar, membuat peternak harus melakukan aktifitas pelestarian dengan cara melakukan penangkaran dirumah.

Penangkaran Burung Murai

Memang terkesan aneh tapi ini adalah cara yang baik untuk terus melestarikan murai batu dengan cara paling aman saat ini. Daripada kita biarkan di alam justru menjadi sasaran para pemburu dan pemikat burung untuk dijual.

Tujuan Breeding

Melakukan penangkaran burung murai harus didasari tujuan yang jelas. Berdasarkan pengalaman saya penangkar melakukanya dengan niat sebagai berikut:
Bisnis Anakan - Mencari keuntungan dengan penjualan anakan murai batu.
Mendapatkan sifat indukan Turunan Induk berkualitas
Mempercepat populasi

Tahap Ternak (Penangkaran) Murai Batu

Tahukah anda bahwa ternak burung murai batu dapat bereproduksi dengan menyiapkan beberapa hal inti. Untuk kalangan menengah kebawah dianggap modal usaha ternak murai membutuhkan modal yang lumayan mahal. Wajar! karena harga murai sepasang yang biasa mampu mencapai 5 - juta rupiah. Jadi mohon pikirkan dengan persiapan yang matang. Beberapa hal yang harus anda siapkan untuk breesing burung murai.

Persiapan Kandang Tangkar

Anda harus memahami bahwa murai tidak mau bertelur menggunakan kandang biasa, anda harus membuat kandang sendiri dengan kawat ram dengan ukuran 2:1 meter dengan tinggi minimal 2 meter. Ditambah kelengkapan kandang seperti cepuk pakan, wadah minum dan tempat mandi, plangkringan, tanaman, kotak sangkar dan lain lain.

Murai Batu Jantan Dan Betina

Fase Ternak Murai

Murai baru memiliki fase yang harus dialami hingga ia mau kawin dan bertelur, tahap yang harus kita ciptakan adalah sebagai berikut:

Masa Penjodohan

Dilakukan dengan menempel murai yang sudah siap kawin, hingga berjodoh ketika dicampur. Hati-hati biasanya proses ini memerlukan pengawasan ekstra karena jika salah melakukan akan terjadi pertarungan yang menyebabkan kematian salah satu sari mereka.

Fase Kawin

Setelah burung dipastikan berjodoh, anda dapat mencampurkan menjadi satu di kandang tangkar. Kemudian berikan pakan dengan kandungan protein dan mineral tinggi, seperti jangkrik dan kroto sebagai bahan utama untuk mendapatkan anak yang sehat dan tidak cacat.

Masa Bertelur Dan Pengeraman

Setelah perkawinan murai batu anda akan melakukan pengeraman, usahakan kebersihan bahan sangkar sudah dibersihkan hingga steril. Biasanya akan melakukan pembuatan kandang pada masa kawin, dan selanjutnya akan dierami oleh indukan murai.

Fase Tetas

Setelah telur murai batu menetas, anda dapat memilih dua alternatif yaitu meloloh anakan sendiri atau membiarkannya tetap diloloh indukannya. Kebanyakan breeder memilih meloloh sendiri untuk mempercepat siklus reproduksi murai batu prosuktif mereka.

Pasca Pencabutan anakan

Lakukan pembersihan kandang dan sangkar, berikan makanan bernutrisi tinggi untuk pemulihan stamina indukan. Berikan penyegaran pasangan murai anda agar ketika dikawinkan lagi akan mendapatkan hasil yang maksimal.

Penjelasan Ternak Murai Batu Hingga Sukses diatas semoga dapat dikadikan referensi cerdas untuk memulai menangkar murai anda. Kami harapkan banyak masukan untuk melengkapi referensi kami. Salam sukses bersama Peternak Muda.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel